Kamis, 08 Oktober 2015

Resume Film The Imitation Game



The imitation game merupakan film sejarah mengenai Alan Turing, ilmuan matematika dan kriptoanalis. Tokoh yang berperan penting dalam membajak kode Enigma Jerman Nazi yang membantu sekutu dalam Perang Dunia II. Namun kemudian ia dituntut pidana karena telah mengaku sebagai homoseksual.
Dalam cerita, Alan Turing diwawancarai oleh komandan angkuh Denniston untuk pekerjaan rahasia. Pekerjaan rahasianya adalah memecahkan kode dari mesin pesan Enigma milik Jerman. Alan Turing bekerjasama dengan 8 orang ilmuan, salah satunya ahli kriptoanalisis juga sebagai pimpinan Hugh Alexander.
Untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, Alan Turing membuat mesin yang mampu memecah kode Enigma. Rancangan mesin tersebut sangat rumit juga membutuhkan dana yang sangat besar yaitu 100 ribu poundsterling. Namun rancangan tersebut mendapat penentangan dari komandannya Denniston, juga meragukan Alan Turing bisa mewujudkan mesin tersebut.
Stewart menzies adalah orang yang mempercayai mesin Alan Turing dan memberi dana sebesar 100 ribu poundsterling untuk menyelesaikan mesinnya. Turing mengumpulkan tim baru dengan memecat orang yang dianggapnya tidak kompeten, termasuk pimpinannya Hugh. Bersama tim baru ia mulai memecahkan kode enigma dengan mesing yang dirancangnya dan memberi nama mesin tersebut Christopher walau disisi lain Komandan Denniston sangat tidak menyetujuinya.
Kehidupan pribadi Alan Turing terlibat percintaan dengan rekan kerjanya, Joan Clarke yang kemudian menjadi tunangannya. Namun, pasca Perang Dunia II ia menjadi terdakwa telah melakukan tindakan tidak senonoh dan mengaku sebagai seorang homoseksual. Padahal pada masa itu, hal tersebut dianggap sebagai tindak pidana dan ia pun mendapat hukuman.
Setelah memanggil Alan Turing ke kantor polisi, Detektif Nock mendengar dari luar kisah yang luar biasa tentang Alan Turing untuk pertama kalinya hingga membuatnya terkesima. Alan Turing menyebutkan The Imitation Game, apakah manusia daapat berkomunikasi dengan sebuah komputer dan tidak tahu apakah itu manusia atau mesin. Bertahun-tahun hingga menjelang akhir hidupnya Alan Turing mendapat kunjungan dari Joan yang sudah menikah lagi. Dia telah dibuatkan obat hormone untuk menyembuhkan homoseksualnya dan tinggal dalam isolasi. Joan memberikan dorongan serta mengingatkannya tentang semua yang dia capai dalam hidup.
Penderitaan Alan Turing terbesar adalah karena dirinya seorang homoseksual dan harus menjalani pilihan kedua yang ia pilih, yaitu injeksi hormon dengan dikebiri. Setelah setahun menerima injeksi hormon tersebut ia memilih mengakhiri hidupnya. Baginya, Christopher adalah satu-satunya yang membuat dirinya mampu untuk hidup.
Alan turing dinyatakan meninggal dunia bunuh diri dengan racun pada tahun 1954. Namun pihak keluarganya tidak menerima diagnose bunuh diri tersebut. Tahun 2013, Kerajaan Inggris baru memberikan maaf pada Alan Turing. Sementara itu dimasa yang sama sebanyak 49000 laki-laki dan wanita homoseksual mengalami hukuman yang sama halnya dengan Alan Turing.