Rabu, 17 Februari 2016

Proposal Usaha Tugas Kewirausahaan



PROPOSAL BANTUAN USAHA
“JAMUR CRISPY ”

Ditujukan Kepada
Guru Pembimbing Kewirausahaan
SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO





Disusun Oleh :
Nama   :
No       :
Kelas   :  



SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO
Jl. Samas Km. 2,4, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta
TAHUN AJARAN 2015/2016
HALAMAN PENGESAHAN


HALAMAN PENGESAHAN
Proposal usaha yang berjudul usaha “JAMUR CRISPY” ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran kewirausahaan.



Telah disetujui oleh pembimbing
Hari/Tanggal   :
Tempat            : SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro



Bambanglipuro,  Februari 2016
Kepala Program Keahlian                                                                   Pembimbing




NIP.                                                                                        NIP.


MENGETAHUI
Kepala Sekolah




NIP.




"JAMUR CRISPY"
Alamat :
_______________________________________________________________________

No                   : 001/ 2016
Lampiran         : 1 Rangkap Proposal
Hal                  : Permohonan Bantuan

Kepada Yang Terhormat,
Bapak/Ibu Guru Pembimbing Kewirausahaan
Di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro

Assalamualaikum Wr.Wb.

Salam silaturahmi, semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan senantiasa mendapatkan berkah serta kemudahan rizqi dari-Nya, Aamiin.

Sehubungan dengan usaha Jamur Crispy yang akan kami dirikan untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat dan bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Maka dengan ini kami mohon kepada Bapak/Ibu agar berkenan memberikan bantuan dana untuk membangun usaha yang telah kami rencanakan tersebut sebersar RP. 112.000 (seratus dua belas ribu rupiah).

Demikian surat permohonan ini kami buat. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Semoga amalan dan ibadah kita senantiasa diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa, Aamiin.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Bambanglipuro, Februari 2016
Ketua



( jjjj )

BAB I
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
Di era sekarang ini banyak makanan ringan kemasan yang beredar di pasar, karena kebanyakan masyarakat lebih memilih makanan ringan yang lebih praktis. Masyarakat harus lebih pintar dalam memilih makanan ringan yang dikonsumsinya karena banyak pabrik yang membuat makanan ringan yang praktis dan cepat saji namun tidak terlalu memperhatikan kesehatan bagi para konsumennya.
Oleh karena itu kami berinisiatif membuat makanan ringan yang praktis namun juga menyehatkan bagi para konsumen yaitu dengan mengolah jamur menjadi “JAMUR CRISPY” yang memiliki berbagai macam rasa. Dengan bebagai manfaat yang terkandung dalam jamur itu sendiri, membuat jamur crispy ini akan memiliki banyak peminat dan nilai jual dipasar pun akan meningkat.

1.2         Visi dan Misi Usaha
Visi :
Memanfaatkan jamur dengan mengolah jamur menjadi makanan ringan yang sehat dan lebih variatif sehingga banyak diminati oleh konsumen dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Misi kami adalah :
1.              Memperkenalkan produk jamur crispy bahwa jamur crispy merupakan makanan cemilan yang sehat untuk dikonsumsi.
2.              Menghasilkan produk dengan kualitas yang baik
3.              Mendesain kemasan produk semenarik mungkin

1.3         Tujuan dan Manfaat
Tujuan kami dalam usaha jamur crispy adalah :
1.             Bisa menciptakan produk makanan ringan yang sehat untuk dikonsumsi
2.             Untuk membantu perekonomian masyarakat
3.             Membuka lapangan kerja dalam bentuk usaha industri rumahan
4.             Dapat menjadi inspirasi untuk membuat usaha makanan ringan yang lebih sehat

Manfaat dari usaha jamur crispy ini adalah masyarakat lebih terjaga dalam mengkonsumsi makanan ringan karena jamur memiliki kandungan gizi yang tinggi.

 BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Aspek Organisasi
1.             Susunan pengurus usaha Jamur Crispy adalah sebagai berikut
Ketua                   :
Anggota               :

2.             Identitas Kelompok
Nama                    : Jamur Crispy
Alamat                 :
Bentuk Usaha      : Makanan Cemilan

2.2     Kebutuhan Modal
Berikut ini rincian biaya usaha yang sudah kami rencanakan :
1.             Pembelian bahan baku :
a.             Jamur 5 bungkus                            Rp. 15.000
b.             Minyak goreng 1 Liter                    Rp. 13.000
c.             Tepung terigu 11/2 Kg                     Rp. 10.000
d.            Telur 1/2 Kg                                    Rp. 13.000
e.             Garam 1 bungkus                           Rp.  2.000
f.              Baking powder 1 bungkus              Rp.  4.000
g.             Bumbu Rasa                                   Rp. 46.000
2.             Adm
a.             Nota                                                Rp.  5.000
3.             Kemasan
a.             Plastik                                             Rp.  4.000
JUMLAH SELURUHNYA                             Rp. 112.000

 
BAB III
PENUTUP

            Demikian proposal ini kami susun dengan harapan permohonan yang kami ajukan dapat dikabulkan. Usaha ini bertujuan untuk membantu mengurangi pengangguran di era krisis global seperti sekarang ini. Dalam memilih usaha perlu mengetahui berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha yang akan didirikan. Dengan perencanaan dan usaha yang baik, akan memperoleh keberhasilan dalam usaha.

Rabu, 02 Desember 2015

Pengumpulan Data Penelitian



Cara menentukan sampel dalam sebuah populasi
·           Dapat memberikan gambaran yang akurat tentang populasi
·           Dapat menentukan presisi (Standard error)
·           Sederhana sehingga mudah dilaksanakan
·           Dapat memberikan keterangan sebanyak mungkin dengan biaya murah

Instrumen suatu penelitian 
Instrument penelitian merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data atau
informasi yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan penelitian. Instrument sebagai alat
pada waktu penelitian yang menggunakan suatu metode. Menyususn instrument penelitian
dapat dilakukan peneliti jika peneliti telah memahami benar penelitiannya.  
   
Instrumen masing-masing metode pengumpulan data
a.    Observasi           : Check List, mengamati ket. tertentu
b.    Wawancara       
          Pertanyaan tertulis yang alternatif jawabannya sudah disiapkan (wawancara terstruktur),
peneliti lebih banyak mendengarkan ada yang diceritakan oleh responden (wawancara tidak terstruktur)
c.    Angket               : Daftar Pertanyaan
d.   Tesc 
     Pengumpulan data yang bersifat potensial serentetan pertanyaan, lembar kerja (untuk pengukur
     pengetahuan & ketrampilan)
  
Definisi dan penjelasan skala pengukuran instrument penelitian
a.    Skala Likert 
     Digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial, yang telah ditetapkan secara spesifik yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian. Contoh jawaban berupa kata-kata dalam pilihan ganda atau ceklist dan diuraikan lebih terperinci misal menggunakan kata seperti Sangat Setuju, Setuju, Ragu-Ragu.
b.      Skala Guttman
Skala ini dilakukan bila ingin mendapat jawaban yang tegas Ya-Tidak, Benar-Salah, Pernah-Tidak, dll.
c.       Skala Semantic Defferensial
Dikembangkan oleh Osgood, digunakan untuk mengukur sikap yang bentuknya tersusun dalam satu garis kontinum. Biasanya jawaban Sangat Positifnya terletak dibagian kanan garis & Sangat Negatifnya terletak dikiri garis atau sebaliknya.
d.      Skala Rating 
     Data mentah diperoleh berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Skala Rating lebih fleksibel, tidak terbatas untuk pengukuran sikap saja tetapi untuk mengukur persepsi responden terhadap fenomena lainnya, seperti untuk mengukur status sosial ekonomi, kelembagaan, pengetahuan, kemampuan dan proses kegiatan lainnya.