Cara menentukan
sampel dalam sebuah populasi
·
Dapat memberikan
gambaran yang akurat tentang populasi
·
Dapat menentukan
presisi (Standard error)
·
Sederhana
sehingga mudah dilaksanakan
·
Dapat memberikan
keterangan sebanyak mungkin dengan biaya murah
Instrumen suatu penelitian
Instrument penelitian merupakan sebuah alat yang digunakan untuk
mengumpulkan data atau
informasi yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan
penelitian. Instrument sebagai alat
pada waktu penelitian yang menggunakan
suatu metode. Menyususn instrument penelitian
dapat dilakukan peneliti jika
peneliti telah memahami benar penelitiannya.
Instrumen
masing-masing metode pengumpulan data
a.
Observasi : Check List, mengamati ket. tertentu
b.
Wawancara
Pertanyaan tertulis
yang alternatif jawabannya sudah disiapkan (wawancara terstruktur),peneliti lebih banyak mendengarkan ada yang diceritakan oleh responden (wawancara tidak terstruktur)
c.
Angket : Daftar Pertanyaan
d.
Tesc
Pengumpulan data yang bersifat potensial
serentetan pertanyaan, lembar kerja (untuk pengukur
pengetahuan &
ketrampilan)
Definisi dan
penjelasan skala pengukuran instrument penelitian
a.
Skala Likert
Digunakan untuk
mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena
sosial, yang telah ditetapkan secara spesifik yang selanjutnya disebut sebagai
variabel penelitian. Contoh jawaban berupa kata-kata dalam pilihan ganda atau
ceklist dan diuraikan lebih terperinci misal menggunakan kata seperti Sangat
Setuju, Setuju, Ragu-Ragu.
b.
Skala Guttman
Skala ini dilakukan
bila ingin mendapat jawaban yang tegas Ya-Tidak, Benar-Salah, Pernah-Tidak,
dll.
c.
Skala Semantic
Defferensial
Dikembangkan oleh
Osgood, digunakan untuk mengukur sikap yang bentuknya tersusun dalam satu garis
kontinum. Biasanya jawaban Sangat Positifnya terletak dibagian kanan garis
& Sangat Negatifnya terletak dikiri garis atau sebaliknya.
d.
Skala Rating
Data mentah diperoleh berupa angka kemudian
ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Skala Rating lebih fleksibel, tidak
terbatas untuk pengukuran sikap saja tetapi untuk mengukur persepsi responden
terhadap fenomena lainnya, seperti untuk mengukur status sosial ekonomi,
kelembagaan, pengetahuan, kemampuan dan proses kegiatan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar