Minggu, 10 Mei 2015

Prototype



Pengertian Prototype :
Prototype (purwarupa) atau arketipe adalah bentuk awal (contoh) atau standar ukuran dari sebuah entitas. Prototype biasanya dibbuat sebagai model untuk tujuan demonstrasi atau sebagai bagian dari proses pengembangan atau pembuatan sebuah software. Metode protyping sebagai suatu paradigma baru dalam pengembangan system informasi, tidak hanya sekedar suatu evolusi dari metode pengembangan system informasi yang sudah ada tetapi sekaligus merupakan revolusi dalam pengembangan system informasi manajemen.
Karakteristik dari suatu system informasi manajemen yang lengkap tergantung dari masalah yang dihadapi, proses pengembangannya dan tenaga kerja yang akan dikembangkanya. Seiring dengan perkembangan permasalahan karena berubahnya lingkungan yang berdampak kepada perusahaan maka yang menjadi parameter proses pengembangan system informasi yaitu masalah yang dihadapi, sumber daya yang tersedia dan perubahan, sehingga hasil pengembangaan system informasi manajemen baik yang diharapkan oleh perorangan maupun oleh organisasi turut berubah.

Tahapan prototytping :
1.             Pengumpulan kebutuhan
Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak, mengidentifikasan semua kebutuha, dan garis besar system yang akan dibuat.
2.             Membangun prototyping
Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan.

Jenis Prototype :
Jenis I  :  Suatu sistem yang akan menjadi sistem operasional
Jenis   Jenis II : Suatu model yang dapat dibuang yang berfungsi sebagai cetak biru bagi sistem        operational

Jenis-Jenis Prototyping :
1.             Feasibiliti prototyping digunakan untuk menguji kelayakan dari teknologi yang akan digunakan untuk system informasi yang akan disusun
2.             Requirement prototyping digunakan untuk mengetahui kebutuhan aktivitas bisnis user
3.             Desain prototyping digunakan untuk mendorong perancangan system informasi yang akan digunakan
4.             Implementasi prototyping merupakan lanjutan dari rancangan protipe, prototype ini langsung didudun sebagai suatu system informasi yang akan digunakan

Karakteristik metode prototyping meliputi langkah-langkah :
1.             Pemilihan fungsi
2.             Penyusunan Sistem Informasi
3.             Evaluasi
4.             Penggunaan selanjutnya

Tiga pendekatan utama prototyoing :
1.             Throw-away : prototype dibuat dan diset.
2.             Incremental : produk finalnya dibuat sebagai komponen-komponen yang terpisah.
3.             Evolutionary : prototypenya tidak dibuang tetapi digunakan untuk iterasi berikutnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar